Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus di Desa Pingaran Ilir
Community-Based Health Education as an Effort to Prevent Diabetes Mellitus in Pingaran Ilir Village
DOI:
https://doi.org/10.64621/hjics.v1i1.36Keywords:
Diabetes melitus, Edukasi kesehatan, Pencegahan, Penyuluhan interaktif, Perubahan perilakuAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat secara global maupun nasional. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan diabetes menjadi salah satu penyebab tingginya angka kasus yang tidak terdiagnosis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang diabetes melitus melalui penyuluhan kesehatan dengan metode interaktif berbasis komunitas. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan interaktif dengan media pembelajaran yang melibatkan diskusi, demonstrasi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan kuesioner. Hasil: Sebanyak 20 responden mengikuti kegiatan ini, mayoritas berusia 25-45 tahun (95%), berjenis kelamin perempuan (85%), dengan tingkat pendidikan terakhir SMP atau sederajat (50%). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman responden secara signifikan, dari hanya 15% yang memiliki pemahaman baik sebelum penyuluhan menjadi 90% setelah penyuluhan, dengan peningkatan sebesar 75%. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan dengan metode interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai diabetes melitus. Untuk menjaga dan meningkatkan efektivitas edukasi, program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kader desa dan media digital agar perubahan perilaku sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Aminuddin, A., Yenny Sima, Nurril Cholifatul Izza, Nur Syamsi Norma Lalla, & Darmi Arda. (2023). Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Diabetes Melitus bagi Masyarakat. Abdimas Polsaka, 7–12. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v2i1.25
BKPS. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam Angka. 1–926. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Garg, P., & Duggal, N. (2022). Type 2 diabetes mellitus, its impact on quality of life and how the disease can be managed-a review. Obesity Medicine, 35, 100459. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.obmed.2022.100459
Hardiyanti, D., Heryyanoor, & Pertiwi, M. R. (2024). “Memo Asik” : Media Promosi Aktivitas Fisik. Communnity Development Journal, 5(1), 496–500.
Heryyanoor, H., Hardiyanti, D., & Pertiwi, M. R. (2022). Improving Family Knowledge And Attitudes On Malnutrition Through Family Centered Nursing-Based Modules And Videos. 11(2).
Hilda Taurina et al. (2022). Perawatan luka modern pada luka kronis. Media Sains Indonesia.
Hossain, M. J., Al-Mamun, M., & Islam, M. R. (2024). Diabetes mellitus, the fastest growing global public health concern: Early detection should be focused. Health Science Reports, 7(3), 5–9. https://doi.org/10.1002/hsr2.2004
International Diabetes Federation. (2023). Annual Report. www.cpcb.nic.in
Jenita et al. (2023). Pemanfaatan Teknologi Dalam Menunjang Pembelajaran: Pelatihan Interaktif Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Communnity Development Journal, 4(6), 13121–13129. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.23614
Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf
Komariah, K., & Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, Dm, 41–50. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.412
Lambrinou, E., Hansen, T. B., & Beulens, J. W. J. (2019). Lifestyle factors, self-management and patient empowerment in diabetes care. European Journal of Preventive Cardiology, 26(2_suppl), 55–63.
Neherta, N. M., & Refnandes, N. R. (2024). Intervensi Pendidikan Kesehatan: Perlukah Berulang Kali Dilakukan. Penerbit Adab.
Riza et al. (2024). Integrasi Teori Behavioral Dalam Edukasi Kesehatan Untuk Perubahan Perilaku Pada Sekolah Tinggi Kesehatan Mataram. 10(1), 232–241. https://doi.org/https://doi.org/10.47506/e9res528
Saad Masood Butt. (2022). Management and Treatment of Type 2 Diabetes. International Journal of Computations, Information and Manufacturing (IJCIM), 2(1), 15–27. https://doi.org/10.54489/ijcim.v2i1.71
Santiani et al. (2025). Transformasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka Belajar. PT Mifandi Mandiri Digital. https://penerbit.mifandimandiri.com/product/transformasi-pembelajaran-dalam-kurikulum-merdeka-belajar/
Singh, K., Narayan, K. M. V., & Eggleston, K. (2019). Economic Impact of Diabetes in South Asia: the Magnitude of the Problem. Current Diabetes Reports, 19(6). https://doi.org/10.1007/s11892-019-1146-1
WHO. (2025). Diabetes. https://www.who.int/health-topics/diabetes#tab=tab_1
Widyasari, N. (2017). Hubungan karakteristik responden dengan risiko diabetes melitus dan dislipidemia Kelurahan Tanah Kalikedinding. Jurnal Unair, 5(1), 131–141. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nika Rahayu, Siti Della Harizka, Muhammad Nor Arifudin, Heryyanoor Heryyanoor (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






