Edukasi dan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat yang bekegiatan di Car Free Day
Education and Screening for Non-Communicable Diseases for the Public Participating in Car-Free Day
DOI:
https://doi.org/10.64621/hjics.v2i1.59Keywords:
penyakit tidak menular, skrining kesehatan, deteksi dini, car free day, pengabdian masyarakatAbstract
Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi masalah kesehatan yang terus meningkat dan biasanya tidak terdeteksi secara dini di masyarakat. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan serta skrining kesehatan diperlukan dalam meningkatkan kesadaran serta deteksi dini faktor risiko. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi dan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam upaya deteksi dini pada masyarakat di kegiatan Car Free Day (CFD) Kalimantan Selatan. Metode: Metode yang digunakan berupa pelayanan kesehatan terpadu berbasis komunitas yang dikombinasikan dengan edukasi dan skrining kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Stikes Intan Martapura serta terhadap 58 peserta masyarakat umum pada rentang bulan April-Mei 2026. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan perorangan terkait hipertensi, diabetes melitus, kolesterol, dan asam urat, serta pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi dan pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti edukasi maupun pemeriksaan kesehatan. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki hasil pemeriksaan tidak normal, terutama pada tekanan darah sebanyak 34 peserta (58,6%), kolesterol 16 peserta (45,7%), gula darah 12 peserta (28,6%), dan asam urat 10 peserta (32,3%). Kegiatan ini juga sekaligus memberikan pengalaman praktik klinis dan penguatan jiwa entrepreneurship bagi mahasiswa. Kesimpulan: Implementasi edukasi dan skrining PTM melalui kegiatan CFD dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran, deteksi dini, dan pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat.
Downloads
References
Ahmad, Y., Diva, A., & Ningtyas, R. (2024). Checking Blood Sugar Levels at Once, Total Cholesterol and Uric Acid in Health Cadres of Mojowuku Village, Kedamean District. Journal of Health Community Service, 4(1), 10–15. https://doi.org/10.33086/jhcs.v4i1.6782
BKPS. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam Angka. 1–926. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Budreviciute, A., Damiati, S., Sabir, D. K., Onder, K., Schuller-Goetzburg, P., Plakys, G., Katileviciute, A., Khoja, S., & Kodzius, R. (2020). Management and Prevention Strategies for Non-communicable Diseases (NCDs) and Their Risk Factors. Frontiers in Public Health, 8(November), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2020.574111
Burnier, M., & Damianaki, A. (2023). Hypertension as Cardiovascular Risk Factor in Chronic Kidney Disease. Circulation Research, 132(8), 1050–1063. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.122.321762
Caprara, G. (2021). Mediterranean-type dietary pattern and physical activity: The winning combination to counteract the rising burden of non-communicable diseases (NCDS). In Nutrients (Vol. 13, Issue 2). https://doi.org/10.3390/nu13020429
Duzgun, E. (2012). Hypertension: A Suffiecient Risk Factor For Cardiovascular Diseases. Historical Materialism, 20(3), 181–200. https://doi.org/10.1163/1569206X-12341262
Hidayat, T., & Milenia Saputri, R. (2023). Hubungan Tingkat Ketergantungan Nikotin Dengan Tekanan Darah Pada Kelompok Perokok Laki-Laki Dengan Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 11(2), 52–57. https://doi.org/10.54004/jikis.v11i2.135
Kemenkes RI. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
Mamahit et al. (2022). Teori promosi kesehatan. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Mbata, A. O., Soyege, O. S., Nwokedi, C. N., Tomoh, B. O., Mustapha, A. Y., Balogun, O. D., Forkuo, A. Y., & Iguma, D. R. (2024). Preventative Medicine and Chronic Disease Management: Reducing Healthcare Costs and Improving Long-Term Public Health. International Journal of Multidisciplinary Research and Growth Evaluation., 5(6), 1584–1600. https://doi.org/10.54660/.ijmrge.2024.5.6.1584-1600
Noce, A., Marrone, G., & Parisi, A. (2024). Editorial: The impact of lifestyle changes on non-communicable diseases. Frontiers in Nutrition, 11. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1471019
Sakaria, N., & Indongo, N. (2025). Socioeconomic and behavioural factors that contribute to the co-occurrence of risk factors for noncommunicable diseases. BMC Public Health, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12889-024-20993-w
Sharma, M. (2021). Theoretical foundations of health education and health promotion. Jones & Bartlett Learning.
Suastika, K. (2020). The challenges of metabolic disorders in Indonesia: Focus on metabolic syndrome, prediabetes, and diabetes. Medical Journal of Indonesia, 29(4), 350–353. https://doi.org/10.13181/mji.com.205108
Syauqy, A., Fajar, A. D., Candra, A., & Nissa, C. (2023). Unhealthy food pattern, physical activity, and the incidence of diabetes mellitus among adults with central obesity. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(3), 426. https://doi.org/10.30867/action.v8i3.1028
WHO. (2025). Noncommunicable diseases. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases#:~:text=In terms of attributable deaths,glucose and overweight and obesity.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heryyanoor, Salbia Putri Kanzha Khairunnisa, Norhidayati, Siti Munawaroh, Filia Sofiani Ikasari, Raihana Norfitri, Insana Maria, M Noor Ifansyah, Taufik Hidayat, Yohana Agustina Sitanggang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






